Kesalahan dalam membuat atau menulis blogWaaah kok banyak banget ya? Ada 50 kesalahan. Kesalahan ini sering dilakukan oleh pemula (termasuk saya🙂 ) dalam membuat blog. Kalau Anda melakukan banyak kesalahan ini, dijamin blog Anda akan sepi pengunjung! Apa saja kesalahan umum yang sering dilakukan oleh penulis blog (blogger) ?

Kesalahan yang berhubungan dengan design

1. Menggunakan tampilan (themes) standar

Jika Anda pertama kali membuat blog di wordpress.com maka tema blog Anda adalah tampilan (themes) standar, kalau nggak salah yang berwarna biru. Jika Anda tidak menggantinya, itu kesalahan yang parah banget, betul nggak? Blog Anda akan berwarna biru & sederhana, tidak menarik untuk dilihat. Nah, mungkin sebagian orang sudah mengganti tampilannya dengan themes yang lain. Segera ganti header image biar blog Anda unik. Setidaknya untuk membedakan blog Anda dengan blog lain…

2. Gonta-ganti tampilan (themes)

Terlalu sering mengganti themes juga tidak bagus, karena pengunjung akan mempunyai kesan bahwa blog Anda belum jadi. Jadi sebaiknya konsisten dengan satu themes yang menurut Anda paling bagus.

3. Tanpa Read More

Sering sekali saya menjumpai blog yang postingannya ditampilkan utuh di halaman homepage. Jika postingannya pendek mungkin bisa ditolerir. Tapi kalau postingannya panjang-panjang dan lebih dari 10 posting, itu menyulitkan yang membaca kan? Ditambah lagi, sesuai dengan tips SEO, postingan Anda bisa dianggap duplicate content dari homepage, karena isinya sama. Nah, dengan ditambahkan READ MORE, hanya sebagian posting Anda yang akan tampil di homepage (seperti blog ini). Untuk menambahkan READ MORE, pada saat menulis posting, klik tool yang iconnya seperti ini Read more atau dalam kode <!–more–>

4. Tanpa widget kategori

Widget kategori berfungsi memudahkan pengunjung mencari tulisan dalam kategori yang sama, juga memberikan keuntungan secara SEO, yaitu sebagai text link.

5. Asesoris yang berlebihan

Blog memang lebih indah jika dilengkapi asesoris seperti jam, peta pengunjung, pagerank, pengunjung terakhir, atau yang lain. Namun jika terlalu banyak akan membuat blog Anda terlalu lama loadingnya! Ini kan tidak disukai orang yang membuka?

Kesalahan yang berhubungan dengan topik

1. Jarang posting

Jelas banget kalau Anda jarang posting, pengunjung Anda akan berkurang. Ini saya alami sendiri ketika saya tidak mengupdate blog saya selama 2 minggu karena harus ke luar kota. Menulis blog itu mirip dengan menaman bunga, posting adalah siramannya. Okelah 2 atau 3 hari tidak di siram, tapi kalau 1 bulan tidak disiram bagaimana? Bisa mati dong bunganya? Idealnya posting sehari sekali.

2. Isinya cuma berisi curhatan

Jika Anda ingin menulis blog sebagai catatan harian yang bisa diakses di mana saja, itu memang nggak masalah, namun jika Anda menulis blog agar dibaca orang, ini menjadi masalah. Blog Anda tidak akan dikunjungi orang jika hanya berisi curhatan pribadi (kecuali oleh pacar Anda atau pengagum gelap Anda). Ada pengecualian lagi, jika Anda orang terkenal seperti Budi Rahardjo (ahli IT) atau Dian Sastro, biarpun blognya banyak curhatan dan ide pribadinya, tetap saja menarik minat banyak orang. Tetapi pendapat ini kontroversial alias ada sebagian bloger yang tidak setuju, misalnya pada artikel Dani Iswara atau pada komentar-komentar pengunjung.

3. Topik terlalu luas

Pengunjung setia blog Anda, biasanya karena mereka tertarik akan topik-topik tertentu. Misalnya blog ini, saya fokuskan ke topik tips, trik, dan tutorial komputer. Ada juga blog yang mengkhususkan topik lagi, misalnya Tutorial Adobe Photoshop, atau Tutorial Membuat Blog. Beberapa blog dengan topik yang sangat unik dan khusus, sukses menjadi Top Blog di WordPress.com, misalnya: Design Arsitektur, atau Otomotive.

4. Memposting topik yang menyimpang

Jika Anda sudah menentukan topik, konsistenlah dengan topik tersebut. Misalnya blog Anda seputar hukum dan agama, maka janganlah memposting tentang beasiswa.

Kesalahan yang berhubungan dengan isi

1. Isi tidak berbobot

Isi blog yang bagus, ditulis dengan penjelasan yang lengkap. Kalau ada analisis, metodenya memang benar. Kalau ada tutorial, dijelaskan secara gamblang. Jika suatu saat ada yang berkunjung ke blog Anda dan menemukan isi blog Anda tidak berbobot (misalnya ditulis asal-asalan), maka pengunjung enggan datang lagi.

2. Salah ejaan atau tata bahasa

Biasanya kita salah menulis ejaan karena terburu-buru. Misalnya saat mau menulis “kemudian” menjadi “komedian”. Bisa salah arti kan? Tata bahasa juga perlu diperhatikan, namun ini tidak mutlak, ada blog yang sengaja ditulis dengan bahasa gaul karena target pembacanya juga remaja dan orang muda.

3. Copy-paste

Menulis blog dengan modal copy-paste adalah tidak etis dan melanggar hak cipta atau melanggar hukum. Semua tulisan yang merupakan karya asli penulis, baik di buku, koran, ataupun blog, dilindungi hak cipta. Jika penulis asli menuntut, maka Anda bisa didenda (150 Juta Rupiah). Khusus untuk blog ini, isinya tutorial gratis, namun gratis bukan berarti bebas disebarluaskan! Tetapi gratis dibaca Anda dan boleh dikutip asalkan membuat link ke arah artikel yang menjadi acuan/sumber. Silakan klik di sini, Anda akan mengetahui betapa search engine sangat membenci tulisan hasil copy-paste.

4. Tanpa referensi

Jika artikel Anda membahas topik yang sulit, sebaiknya Anda menyebutkan referensi atau sumber tulisan Anda. Apalagi jika Anda benar-benar mengutip artikel orang lain, Anda seharusnya menyebutkan referensi. Dalam menulis blog, Anda bisa membuat link untuk mengacu pada referensi. Misalnya membuat link ke arah Wikipedia.

5. Sombong

Menulis blog bukan berarti Anda lebih tahu dari pembaca. Penulis blog yang baik, selalu merendah, namun tidak merendahkan diri. Jika Anda menjumpai penulis blog dengan gaya bahasa yang sombong, Anda tentu malas membacanya kan?

6. Terlalu merendahkan diri atau kurang PD

Orang yang membaca blog, akan respect kepada Anda, jika Anda menulis dengan percaya diri. Untuk menulis tentang fakta, misalnya kejadian yang lagi hot, hindari kata “mungkin”, “kalau tidak salah”. Anda juga tidak perlu menuliskan kata-kata, “sebelumnya saya minta maaf kalau isi blog saya tidak benar“. Pengunjung akan menganggap blog Anda tidak profesional dan bukan ditulis orang yang ahli di bidangnya.

7. Posting hanya berisi gambar

Posting yang hanya berupa gambar, tidak Search Engine Friendly, karena search engine hanya bisa mengindeks teks. Sebaiknya Anda menulis artikel di blog berisi minimal 500 kata.

8. Posting yang terlalu pendek atau terlalu panjang

Posting yang terlalu pendek tidak disukai oleh search engine, ini mengakibatkan blog Anda berada pada urutan bawah ketika orang mengetikkan kata kunci di google atau yahoo. Sebaliknya, posting yang terlalu panjang menyebabkan halaman Anda tidak diindeks seluruhnya oleh search engine. Untuk artikel yang panjang, Anda bisa membuat artikel berseri.

9. Tanpa kategori, tanpa tag, atau terlalu banyak kategori dan tag

Menulis blog tanpa kategori dan tanpa tag biasanya disebabkan karena lupa. Tag dan kategori berguna sebagai incoming link atau sebagai keyword. Terlalu banyak tag atau kategori juga berbahaya karena bisa dianggap massive domain interlinking dan menurunkan ranking blog Anda.

10. Terlalu banyak iklan

Blog atau website yang terlalu banyak iklan, menyebabkan pengunjung merasa terganggu, karena pengunjung membuka website atau blog adalah untuk mencari informasi kan? Bukan membaca iklan. Apalagi jika ada pop-up window yang muncul. Kecuali Anda membuat blog khusus untuk iklan atau menawarkan produk.

11. Berisi hoax atau berita bohong

Sebelum Anda menulis sebuah informasi, pastikan Anda sudah mengecek kebenaran informasi tersebut. Jangan sampai Anda memposting hoax atau berita yang didapat dari surat berantai, atau informasi yang berisi penipuan yang belum tentu jelas benar atau salah. Blog yang mengklarifikasi atau mengkritik hoax, tidak termasuk dalam kesalahan yang dimaksudkan penulis.

12. Menggunakan gambar dengan ukuran file yang terlalu besar

Gambar dengan ukuran file yang besar akan membuat lama pada saat pengunjung membuka blog Anda. Pernahkah Anda membuka alamat web yang nggak muncul-muncul isinya? Pasti kesel kan? Untuk masing-masing gambar sebaiknya tidak lebih dari 30kb. Anda bisa memperkecil ukuran file gambar (dan ukuran gambarnya juga) dengan software Adobe Photoshop.

13. Menginformasikan crack, kerial, atau keygen

Sebaiknya Anda tidak memposting artikel yang berisi crack, serial, atau keygen suatu software. Hal ini melanggar hukum dan Anda bisa dituntut di pengadilan oleh pembuat software. Hal ini juga menyalahi term of service atau perjanjian waktu pertama kali Anda membuat blog, resikonya, blog Anda akan dihapus oleh pengelola blog.

14. Memasang virus

Paling tidak saya menemukan sebuah blog yang menginstall virus ketika dibuka. Ada juga blog yang isinya program yang seolah-oleh berguna, padahal virus. Selalu gunakan antivirus dan update secara teratur.

Tulisan ini bukan dimaksudkan agar Anda ragu untuk membuat blog.

Tulislah apa saja yang Anda suka, asal jangan copy-paste dari tulisan orang lain (melanggar hak cipta), dan Anda tidak merugikan orang lain, Anda tidak memiliki resiko apapun. Segala sesuatu itu berawal dari belajar dan belajar. Kesalahan itu wajar (saya juga sering salah), yang tidak wajar adalah orang yang tidak memperbaiki kesalahannya.

Bersambung ke artikel ini:

Lima puluh kesalahan dalam menulis blog (bagian 2)

Tips SEO (Search Engine Optimization)

kembali ke Home

by Oka Mahendra